Jiwa Besar Buya Hamka Terhadap Lawan Politiknya

Jiwa Besar Buya Hamka Terhadap Lawan PolitiknyaJiwa Besar Buya Hamka Terhadap Lawan Politiknya Pesan Terakhir Mr. Moh. Yamin dan Soekarno Menjelang Ajal serta Pesan Penting Pramudya Ananta Tur فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا فِطْرَةَ اللهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لاَ تَبْدِيْلَ لِخَلْقِ اللهِ ذَلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Ar-Ruum: 30). Rangkaian tulisan berikut adalah penggalan dari perjalanan hidup Prof. KH. Abdul Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka yang dikisahkan oleh putra kelima beliau, yakni KH.

Embedly Powered

click here to read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *