Pancasila akan Hampa Tanpa Ketuhanan Yang Maha Esa

DEMONSTRASI MAHA BESAR

Hari ini 1 Syawal 1387 H (1 Januari 1968 M), sebagaimana telah menjadi sunnah setiap tahun, kita seluruh kaum muslimin, laki-laki dan perempuan, besar dan kecil, tua-muda, orang berpangkat tinggi maupun petani di desa yang jauh, sejak dari kepala negara sampai rakyat kecil, berduyun-duyun keluar dari rumah masing-masing, berbondong datang ke tempat sembahyang, baik di dalam mesjid ataupun di tanah lapang, ataupun sebagai yang kita alami sekarang ini, bersama-sama berkumpul di halaman istana; Allahu Akbar.

AllahSubhanahuwaTa’ala memberikan kesempatan dan peluang yang sebesar-besarnya pada kita, untuk menumpahkan rasa gembira dan syukur kepada Tuhan dengan bentuk demonstrasi. Inilah suatu bentuk demonstrasi yang paling dahsyat.

Sehingga di dalam hadits Nabi Saw. kita dianjurkan, walaupun wanita yang sedang haid, hendaklah pergi juga ke lapangan, Meskipun tidak turut melakukan shalat hari raya, hendaklah dia turut hadir menunjukkan gembira ria, mensyukuri nikmat Tuhan dan turut mendengarkan khutbah.

Inilah suatu demonstrasi menanam rasa cinta, bukan demonstrasi menabur rasa benci. Dan bukan pula suatu aksi massa untuk menjilat seorang tirani. Demonstrasi ini adalah demonstrasi perpaduan rakyat dengan pemerintahnya, buruh dengan majikannya untuk mensyukuri yang telah ada, bukan mengeluh menyatakan ketidak-puasan. Demonstrasi guna memperlihatkan di hadapan hadrat Tuhan, bahwa seorang prajurit dan seorang jendral adalah sama dis isi Tuhan,karena sama-sama hamba-Nya;dan yang mulia di sisi Allah ialah “barangsiapa yang lebih taqwa kepada-Nya”.

Demonstrasi yang tumbuh dari lubuk hati penuh iman, bukan demonstrasi untuk berbuat maksiat dan durhaka. Demonstrasi agama maha besar ini kita ramaikan, kita dengung dan si pongangkan (teriakkan) dengan takbir.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

“Hendaklah kamu sempurnakan puasamu; Maka puasa telah kita sempurnakan. Dan hendaklah kamu mengucapkan kepada Tuhan. Sebab itu sekarang bertakbirlah; Allahu Akbar. Dan hendaklah kamu bersyukur; kita sekarang telah bersyukur.”

Syukur yang pertama ialah karena puasa telah selesai di kerjakan dengan selamat tidak kurang suatu apa. Bagaimanapun kita mengeluh karena ekonomi kita belum stabil, namun puasa berjalan terus, lebih meriah berdengung-bersipongang (gema teriakan) di angkasa, suara muazzin (pelantun azan) mendengungkan bang (azan) pada menara mesjid yang tinggi,sampai menembus awan biru, menjulang langit yang tinggi, sampai ke tujuh tingkatnya; sehingga seluruh isi langit dan bumipun tahu, bahwa di kepulauan Nusantara yang berserak kemilau ini ada satu umat besan pemeluk Islam, pencinta Nabi Muhammad Saw yang menghadapi, menyeruak dan mengatasi segala kesulitan, untuk menyorakkan dengan suara lantang; “Tuhan kami adalah Allah, untuk itu kami sedia hidup, dan untuk itu kami sedia mati”, Allahu Akbar!.

Hati siapa tidakkan kagum, siapa mukmin yang tidak akan terharu hatinya, dan siapa musuh Islam yang tidak akan ngeri melihatnya.  Coba perhatikan di gedung-gedung besan di kementerian, departemen, para pejabat, bahkan di Hotel Indonesia yang megah, di toko Serba Ada Sarinah, di Bank Indonesia, setiap hari Jum’at pegawainya yang beragama Islam telah shalat Jum’at, di samping beberapa kementerian lain telah didirikan mesjid kecil atau langgar.

Di kalangan mahasiswa, di asrama ABRI, dalam asrama polisi dan dimana-mana ramai didirikan shalat berjamaah. Dan inipun kelihatan di hari yang mulia ini, Hari Raya Idul Fithri 1 Syawal 1387, bagai Ombak di lautan, bagai banjir memenuhi daratan, umat manusia menuju tempat sembahyang. Orang kecil, orang besar, prajurit dan jenderal, pejabat presiden dan para menteri, ulama dan hukama (hakim). Bersusun bershaf, berbaris dengan khusyuk, bertekun di hadapan Tuhan diri kepada-Nya, karena Allahu Akbar, Tuhan Maha Besar dan yang paling mulia diantara kamu ialah yang paling bertakwa kepada-Nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *